HUKUM EKONOMI SYARIAH

Senin, 11 November 2013

MAKALAH TAFSIR AHKAM




“TAFSIR AYAT-AYAT TENTANG PERLOMBAAN”
(Q.S 8:60 Dan Q.S 12:)
Disusun oleh;
LALU SAMSUL RIJAL
NIM ; 152. 111. 010
FAHRURROZI
NIM: 152. 111. 015
TOHARUDIN
NIM: 152. 111. 001

FAKULTAS SYARIAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
MATARAM
2013

Kata Pengantar

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT. atas rahmat dan hidayah-Nya tugas makalah Tafsir ahkam “tafsir ayat-ayat tentang perlombaan (q.S 8:60 dan Q.S 12:) ini  terselesaikan dengan lancar.
Sholawat serta salam senantiasa tercurah atas junjungan alam, Nabi besar Muhammad SAW. rasul terpilih yang telah berhasil merintis ummatnya menuju kebenaran.
Terima kasih, diucapkan kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penyelesaian makalah  Tafsir ahkam “tafsir ayat-ayat tentang perlombaan (Q.S 8:60 dan Q.S 12:)  makalah ini bukan sekadar makalah. Semoga bisa bermanfaat dalam membantu proses pembelajaran.
makalah  ushul Tafsir ahkam “tafsir ayat-ayat tentang perlombaan (Q.S 8:60 dan Q.S 12:). Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. Kami selalu dan sangat terbuka untuk menerima kritikan maupun saran, guna penyempurnaan pada tugas-tugas berikutnya.




                                                                                             Mataram, 30 maret  2013

                                                                                                                
                                                                                                Penyusun



DAFTAR ISI

SAMPUL .............................................................................................................
KATA PENGANTAR ......................................................................................... i
DAFTAR ISI ....................................................................................................... ii
BAB I
PENDAHULUAN ..............................................................................................  1
BAB II PEMBAHASAN
A.    Q.S AL ANFAL AYAT 60...................................................................... 2
B.     Q.S YUSUF AYAT 17............................................................................. 7
BAB  III PENUTUP
A.    kesimpulan ................................................................................................  9
Daftar Pustaka ......................................................................................................  10


BAB I
PENDAHULUAN
            DI era globalisasi tekhnologi semakin canggih, industry-industi besar semakin meningkat namun peran seoarng mukmin dalam kemajuan tekhnologi sangat lah tipis kalah saing sama orang-orang non muslim. mereka sangatlah menguasi di bidang tekhhnologi. tidak seperti pada abad ke 4 hijriah orang-orang muslimlah yang mendominasi dalam segala bidang.
            Namun pada saat ini orang-orang mukmin sedang mengalami degredasi atau tereliminasi oleh zaman, ini di sebabkan karena kita kurang persiapan. padahal dalam surat al anfal ayata 60 kita di anjurkan untuk bersaing dan bersiap-siap menghadapi tangtangan zaman.


BAB II
PEMBAHASAN
TAFSIR  AYAT  TENTANG PERLOMBAAN
1.      SURAT  AL –ANFAL  AYAT  60

(#rÏãr&ur Nßgs9 $¨B OçF÷èsÜtGó$# `ÏiB ;o§qè% ÆÏBur ÅÞ$t/Íh È@øyÜø9$# šcqç7Ïdöè? ¾ÏmÎ/ ¨rßtã «!$# öNà2¨rßtãur tûï̍yz#uäur `ÏB óOÎgÏRrߊ Ÿw ãNßgtRqßJn=÷ès? ª!$# öNßgßJn=÷ètƒ 4 $tBur (#qà)ÏÿZè? `ÏB &äóÓx« Îû È@Î6y «!$# ¤$uqムöNä3ös9Î) óOçFRr&ur Ÿw šcqßJn=ôàè? ÇÏÉÈ
Artinya; Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).[1]
2.      Arti Kata-Kata
Al-I’ dad; yaitu mempersiapkan sesuatu untuk masa depan.
Ar-Ribath dan Al-Mirbath; tali yang digunakan untuk menambat binatang. Ribathu ‘I Khail ; Menahan dan menyimpan Kuda
Al-Irhab dan At-Tahib; Melemparkan kedalam ketakutan yang disertai dengan kegelisahan.
Janaha li’ Sy-Syai’ Wailaihi; Cendrung kepadanya. Dikatakan, Janahat Asy-syamsu li ‘Ighurub, yakni Matahari condong terbenam di upuk barat.
As Salmu atau Assilmu dan As-Salamu; damai, lawan perang.[2]
3.      Asbabunnuzul Turunnya Ayat
Dalam suatu Riwayat dikemukakan bahwa Jibril datang kepada Rasulullah SAW. Dan berkata engkau telah meletakkan senjata dan tetap berusaha mengajak mereka melaksanakan perdamaian. Allah telah mengizinkan kamu untuk menggempur bani Quraizhah yang telah menghianatimu. berangkatlah Gempurlah mereka.” Lalu turunlah Ayat ini ( Q.S al-anfal :58). Sebagai izin kepada Rasulullah SAW untuk menggempur orang-orang yang menghianati perdamaian. Diriwayatkan oleh Abusy Syaikh yang bersumber dari Syihab[3]
Jadi disini saya  simpulkan bahwa surat Al Anfal Ayat 60 ini bersamaan turun dengan ayat di atas.
4.      Tafsiran Ayat
Dalam aayat ini, Allah menerangkan apa yang seharusnya dilakukan oleh kaum Mukmin dalam memperlakukan mereka ditengah-tengah peperangan yang mesti terjadi, karena mereka mengkhianati janji dan memulai permusuhan. Yang demikian itu, termasuk salah satu Sunnah kemasyarakatan insyani, karena terjadinya pertentangan antara yang hak dan yang batil, dan yang kuat dan yang lemah, merupakan perkara yang mesti terjadi.
            Allah Ta’ala memerintahkan kepada kaum mukmin untuk mengadakan persiapan perang yang mesti dilakukan, demi menghindarkan serangan musuh, melindungi jiwa , kebenaran dan keutamaan.
Persiapan itu bisa dilakukan dengan dua perkara
Pertama : mempersiapkan kekuatan sebisa mungkin. Persiapan seperti ini akan berbeda-beda sesuai dengan perbedaan zaman dan tempat. kewajiban muslimin dewasa ini ialah membuat senjata , pesawat tempur, bom dan tank baja, membuat kapal-kapal perang dan kapal selam, dan sebagainya. kewajiban mereka pula, ialah mempelajari berbagai keahlian dan industry yang kepadanyalah tergantung pembuatan benda-benda dan kekuatan perang lainnya.
Para sahabat dahulu telah menggunakan Mariam bersama Rasulullah Saw, didalam perang Khaibar dan lainnya.
Kedua: menempatkan pasukan berkuda di pelabuhan dan perbatasan, karena ini merupakan pintu masuknya musuh dan tempat penyerangan terhadap Negara.
Hikmahnya supaya umat mempunyai tentara yang selalu siap melindunginya, apabila secara tiba-tiba datang serangan dari musuh. Hal ini akanterpenuhi oleh pasukan bekuda karena mereka baergerak dengan cepat dan mampu berperang , disamping mengirimkan berita dari pelabuhan ke ibukota dan seluruh pelosok. Atas dasar ini, allah mengagumkan pekara kuda dan memerintahkan supaya memuliakannya. di zaman sekarang ini, zaman Negara-Negara yang tengah berperang, mempunyai berbagai keahlian kemilitera, pasukan berkuda masih tetap mempunyai andil besar dalam berperang.
Persiapkanlah sesuai dengan kesanggupan kalian, untuk menghadapi mereka,  kekuatan perang dan pasukan berkuda yang di tempatkan, agar kalian dapat menggentarkan musuh Allah yang Kafir kepada Allah dan Rasulnya serta musuh kalian yang senangtiasa menantikan datanghnya musibah kepada kalian. tidak ada yang dapat mencegah terjadinya peperangan kecuali persiapan untuk berperang itu sendiri. orang-orang kafir jika mereka mengetahui persiapan kaum Muslimin utuk Bejrihad dan kelengkapan persenjataan dan peralatan perangnya , tentu mereka akan takut.
Dengan itu , kalian dapat pula menggetarkan manusia lain selain mereka yang telah kalian kerahui, yaitu kaum musyrikin makkah dan para pembantunnya yang memadukan kedua permusuhan ini kerika ayat ini diturunkan sesudah perang badar, yang sekarang tidak kalian kerahui permusuhan , tetapi Allah mengetahinya. karena, dia maha mengerahui akan segala perkara gaib.
Ringkasnya memperbanyak peralatan dan perlengkapan perang tidak hanya akan menggentarkan musuh-musuh yang kita ketahui, bahwa mereka adalah musuh. tetapi, juga akan menggentarkan musuh-musuh yang tidak kita ketahui. persiapan perang akan menggetarkan mereka semua. dan mencegah mereka dari keberanian perang.. inilah yang dewasa ini disebut sebagai perdamaian bersenjata.
Adapun yang kalian nafkahkan baik sedikit maupun banyak , dalam mengadakan persiapan yang berupa kekuatan dan penjagaan di jalan Allah, sesungguhnya Allah akan membalasnya bagi kalian dengan balasan yang cukup.
Sedangkan dia tidak akan menimpakan kezahaliman kepada kalian, tidak pula penindasan dari musuh-musuh kalian. yang demikian itu, karena pihak yang telah mempuyai persiapan untuk menangkis serangan musuh, jarang sekali ada pihak yang berani menyerangnya. kalaupun menyerang, maka jarang sekali ia berhasil mengalahkannya.
Disini terdapat Isyarat, bahwa mempersiapkan kekuatan perang dan mengadakan pengawalan di jalan allah sesuai dengan kesanggupan itu, hanya bisa tercapai dengan menafkahkan harta yang banyak. karena itu , allah mendorong hamba-hamba nya yang Mu’min untuk berinfak dijalan allah. kemudian menjajjikan bahwa segala apa yang mereka nafkahkan akan dibalas dengan balasa yangcukup, baik di dunia dan akhirat, atau di akhirat saja.[4]
Dalam uaraian di atas dapat kita simpulkan bahwa kita harus mempersiapkan matang-matang sebelum memulai perlombaan dalam perperang atau peperangan dalam era globalisasi ini umat muslim harus berlomba-lomba membuat senjata, untuk mempertahankan diri dari orang-orang yang ingin menhacurkan Islam, supaya umat Islam tidak tenggelam atau terkalahkan baik dalam bidang Tekhnologi maupun bidang Teologi.[5]



Tafsir Surat Yusuf Ayat 17

1.      Surat yusuf ayat 17
(#qä9$s% !$tR$t/r'¯»tƒ $¯RÎ) $oYö7ydsŒ ß,Î7oKó¡nS $uZò2ts?ur y#ßqムyZÏã $oYÏè»tGtB ã&s#Ÿ2r'sù Ü=øÏe%!$# ( !$tBur |MRr& 9`ÏB÷sßJÎ/ $uZ©9 öqs9ur $¨Zà2 tûüÏ%Ï»|¹ ÇÊÐÈ
Artinya
Mereka berkata: "Wahai ayah kami, Sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala; dan kamu sekali-kali tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami adalah orang-orang yang benar."[6]
2.      Asbabunuzul turunnya ayat
Para sahabat itu berkata; ya Rasulullah bagaimana jika Tuan mengisahkan sesuatu kepada kami ? maka Allah menurunkan Ayat ini yaitu (Q.S 12; 3) yang menegaskan bahwa didalam Alqur’an sudah terdapat kisah-kisah yang baik sebagai teladan bagi kaum Mukmin (diriwayatkan oleh ibnu jarir yang bersumber dari ibnu abbas dan diriwayatkan pula oleh ibnu marduaih yang bersumber dari ibnu ma’sud)[7]
Dari Buku Tafsir yang saya baca tentang asbabunnuzul, ternyata asbabunnuzul turunnya surat yusuf itu hanya satu yaitu ketika turunnya ayat yang ke tiga. maka dari itu kita bisa menagkap maknanya bahwa semua ayat yang terdapat dalam surat yusuf asbabbunnuzulnya sama.[8]
3.      Tafsiran Ayat
Anak-anak Ya’qub itu datang kepadanya di waktu Isya’ yaitu ketika bercampur antara gelap malam dan terangnya siang. mereka datang sambil menangis. Makdsudnya agar ayah mereka merasa puas terhadap apa yang mereka katakana, kata mereka sesungguhnya kami pergi dari tempat perkumpulan kami sambil meninggalkan Yusuf di sebelah pakaian dan perbekalan kami, supaya dia menjaganya. sebab, dia tidak bisa ikut berlomba bersama kami yang melelahkan tenaga. namun kemudian , dia dimakan oleh serigala, karena kami berada jauh dari dia, dan kami tidak mendengar teriakannya ketika ia meminta pertolongan. kami tau bahwa engkau takkan membenarkan perkataan kami. aku ini adalah orang-orang yang engkau anggap benar, lebih-lebih jika engkau menuju yang tidak-tidak kepada kami mengenai itu dan dalam hal ini engkau pumua alasan. karena peristiwa ini memang aneh dan ajaib yang kebetulan kami alami dalam urusan itu.[9]



BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Dalam suarat al-anfal kita di anjurkan untuk mempersiapkan kekuatan sebelum melakukan peperangan atau perlombaan karena itu sebagai benteng pertahanan kita. dan kita juga dia anjurkan untuk memperrsiapkan persiapan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. apabila kita menafkah kan harta kita di jalan allah maka allah telah menjanjikan kemenagan terhadap kita.
Dalam surat yusuf ayat 13 mengandung larangan untuk berlomba-lomba dalam berbuat kemungkaran.


Daftar Pustaka
Alqur,an digital, laptop aspire one,
Ahmad Mustafa al-maraghi, terjemah tafsir al maraghi jilid 10,( semarang:CV Toha putra, 1987)
Shaleh dan dahlan, dkk, asbabunnuzul, (bandung;CV  penerbit di ponogoro edisi ke-2, 2000)
Jalaludin As-Suyuti, Tafsir Jalalain; Berikut Asbabunnuzul Ayat, vol.; 1 Bandung ; sinar Baru AL Gesindo, 2009
Quraisihab , Tafsir Al Misbah ; Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an Ciputat;; Lentera Hati
Ahmad Mushthafa Al-Maraghi. Terjemahan (PT Toha Putra) Semarang


[1]  Alqur,an digital, laptop aspire one,
[2] Ahmad Mustafa al-maraghi, terjemah tafsir al maraghi jilid 10,( semarang:CV Toha putra, 1987) hal.35
[3] Shaleh dan dahlan, dkk, asbabunnuzul, (bandung;CV  penerbit di ponogoro edisi ke-2, 2000) hal. 248
[4] Ahmad Mustafa al-maraghi, terjemah tafsir op. cit..hal 39
[5] penulis, lalu samsul rijal
[6] Alqur,an digital, laptop aspire one,
[7] Shaleh dan dahlan, dkk, asbabunnuzul, op.cit.,hlm. 296
[8] penulis
[9] Ahmad Mustafa al-maraghi, terjemah tafsir op. cit..hal. 229